Kodesiana #NgodingItuMudah by Fahmi Noor Fiqri
Posting dengan tag internet:

Mengenal Jamstack dan ServerlessđŸ„§

Sekarang ini ada banyak framework untuk membuat web, mulai dari CMS yang sudah ada sejak lama seperti Wordpress, Joomla, dan Drupal hingga framework baru yang mengadopsi standar web modern seperti React, Vue, Angular, Gatsby, dan Hugo. Dengan dukungan JavaScript yang semakin luas ditambah dengan komunitasnya yang semakin besar, JavaScript saat ini menjadi salah satu bahasa pemrograman yang banyak disukai oleh developer. Perubahan ini mendorong berbagai stack dan metode baru untuk menghadirkan aplikasi yang lebih cepat dibuat, lebih mudah dimaintain, dan memiliki performa yang lebih tinggi. Munculnya metode seperti PWA dan hybrid apps membuat aplikasi web semakin fleksibel dan mendekati aplikasi native.

6 Cara Mempercepat Loading Website/Blog WordPress🚀

Banyak cara untuk mempercepat loading website yang khususnya menggunakan WordPress sebagai CMS-nya. WordPress memiliki banyak fitur yang memudahkan admin/owner untuk mempublikasikan artikel/posting ke dalam website/blog. WordPress juga memiliki sistem plugin yang dapat menambahkan berbagai macam fitur pada website/blog. Di sisi lain, banyaknya fitur ini menyebabkan loading website/blog berbasis WordPress ini akan terasa lambat. Banyaknya plugin, embed, dan theme menyebabkan loading website/blog lebih lambat. Hal ini dapat diatasi dengan beberapa cara sederhana. Metrik Kecepatan Website Untuk menilai kecepatan/efisiensi suatu website/blog untuk dapat ditampilkan kepada penggunanya (user), terdapat dua standar metrik, yaitu Google PageSpeed dan Yahoo! YSlow. PageSpeed merupakan analisis performa website dari Google yang menganalisis berbagai faktor yang dapat menambah performa website[2].

Convert Torrent/Web ke Direct Link (Remote Download)🔗

Convert torrent selalu menjadi topik hangat bagi para downloader yang suka berburu aplikasi, film, dan game gratis. Torrent merupakan sistem file sharing peer to peer yaitu saling berbagi antara satu pengguna dengan pengguna lain. Masing-masing pengguna memiliki pecahan/piece dari sebuah file utuh yang kemudian saling berbagi dalam jaringan torrent. Dengan kata lain, semakin banyak peer, semakin cepat download. Peer dibagi menjadi dua, yaitu seeder dan leecher. Seeder adalah peer yang memiliki bagian file yang dapat diunduh oleh peer lain, sedangkan leeecher adalah peer yang hanya mengunduh bagian file tanpa berbagi ke peer lain. Kecepatan unduh juga bergantung pada kondisi internet masing-masing peer, jika koneksi internet Anda cepat tapi peer lambat, maka proses unduh juga akan menjadi lambat.