Kodesiana #NgodingItuMudah by Fahmi Noor Fiqri
Posting dengan tag cloud:

Yuk Belajar Docker Container!🐳 Chapter 3, 4, 5

Docker-Halo teman-teman developers! Hari ini kita akan lanjut lagi latihan kita menggunakan Docker. Bagi teman-teman yang belum mengetahui apa itu Docker, silakan cek artikel sebelumnya mengenai Docker ya! Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana cara membuat Docker image sendiri, bagaimana cara menjalankan aplikasi kita sebagai container, dan bagaimana cara menggunakan Docker Compose untuk menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Chapter 3 - Building Docker Images Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, untuk menjalankan suatu container, kita membutuhkan image yang merupakan blueprint dari container yang akan kita jalankan. Image ini bisa berasal dari registry yang sudah ada seperti Docker Hub atau bisa kita buat sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Yuk Belajar Docker Container!🐳 Chapter 1 & 2

Docker merupakan salah satu teknologi yang sekarang marak digunakan untuk mendeploy atau mendistribusikan aplikasi yang terisolasi dalam sebuah kontainer. Sebagian provider cloud seperti Azure, AWS, dan GCP sudah menawarkan layanan Docker ini sejak cukup lama sebagai salah satu killer feature bagi developers. Apa sih Docker itu dan bagaimana cara kerjanya? Sebelum memulai, teman-teman sebaiknya meng-install Docker terlebih dahulu. Untuk menginstall Docker pada sistem operasi Windows, kamu bisa menggunakan WSL 2 (Windows Subsystem for Linux 2) dan Docker for Windows. Ikuti tutorial berikut: Install WSL on Windows 10 Install Docker Desktop on Windows Chapter 1 - Docker Fundamentals Pada sebuah proses pengembangan perangkat lunak (SDLC), setiap developer pasti akan melakukan poses deployment untuk mengirimkan program yang sudah dibuat agar bisa digunakan oleh pengguna, bisa melalui setup installer, upload ke hosting, atau metode deployment lain.

Mengenal Jamstack dan Serverless🥧

Sekarang ini ada banyak framework untuk membuat web, mulai dari CMS yang sudah ada sejak lama seperti Wordpress, Joomla, dan Drupal hingga framework baru yang mengadopsi standar web modern seperti React, Vue, Angular, Gatsby, dan Hugo. Dengan dukungan JavaScript yang semakin luas ditambah dengan komunitasnya yang semakin besar, JavaScript saat ini menjadi salah satu bahasa pemrograman yang banyak disukai oleh developer. Perubahan ini mendorong berbagai stack dan metode baru untuk menghadirkan aplikasi yang lebih cepat dibuat, lebih mudah dimaintain, dan memiliki performa yang lebih tinggi. Munculnya metode seperti PWA dan hybrid apps membuat aplikasi web semakin fleksibel dan mendekati aplikasi native.